Minggu, 25 September 2016

Remuk Dianiaya, Bocah 3 Tahun Dirujuk ke RS Bhayangkara Kediri


AM (3) balita korban penganiayaan yang diduga dilakukan teman sekolahnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri. Sebelumnya, korban sempat menjalani perawatan di RSUD Gambiran Kota Kediri.

Pantauan beritajatim.com, AM datang ke RS Bhayangkara dengan menaiki mobil Urdokes Polres Kediri. Korban digendong seorang perempuan paruh baya yang merupakan keluarganya.

Di tangan kanan korban masih menancap jarum infus. Sementara wajahnya yang terluka masih tampak memar-memar, khususnya di bibir, hidung dan kelopak matanya.

Korban langsung masuk ke IGD RS Bhayangkara. Pihak keluarga tidak bersedia memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan. Begitu juga dengan beberapa anggota Polres Kediri yang mendampingi korban.

"Konfirmasinya langsung ke Bapak Kapolres saja. Saya tidak berani memberikan statemen, karena takut salah," ujar salah seorang petugas di halaman parkir RS milik Polri itu, Sabtu (26/9/2016).

Seperti diberitakan sebelumnya, AM menjadi korban penganiayaan diduga dilakukan oleh teman sekolahnya di salah satu Taman Kanak-Kanak wilayah Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Korban diduga didorong temannya setelah berebut kamar mandi.

Namun, menurut keterangan RD, salah seorang wali murid, korban dianiaya oleh temannya. Sementara pelaku yang berjenis kelamin perempuan ditengarai hyperaktif.

"Di sekolah tersebut memang sering terjadi kelalaian dari sekolah. Bahkan, satu setengah tahun lalu, anak saya sampai mengalami patah tangannya dan dioperasi. Setelah itu, ada yang kakinya patah dan juga ada yang jatuh dari lantai dua," ujar sumber beritajatim berinisial RD.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP M. Aldy Sulaeman mengaku, masih menyelidiki kasus tersebut. Jika pelaku penganiayaan merupakan anak-anak, menurut Aldy, tentunya tidak bisa diproses secara hukum.

"Kita akan memanggil pihak sekolah untuk dimintai keterangan. Apakah benar terjadi kelalaian disana," katanya.AM (3) balita korban penganiayaan yang diduga dilakukan teman sekolahnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri. Sebelumnya, korban sempat menjalani perawatan di RSUD Gambiran Kota Kediri.

Pantauan beritajatim.com, AM datang ke RS Bhayangkara dengan menaiki mobil Urdokes Polres Kediri. Korban digendong seorang perempuan paruh baya yang merupakan keluarganya.

Di tangan kanan korban masih menancap jarum infus. Sementara wajahnya yang terluka masih tampak memar-memar, khususnya di bibir, hidung dan kelopak matanya.

Korban langsung masuk ke IGD RS Bhayangkara. Pihak keluarga tidak bersedia memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan. Begitu juga dengan beberapa anggota Polres Kediri yang mendampingi korban.

"Konfirmasinya langsung ke Bapak Kapolres saja. Saya tidak berani memberikan statemen, karena takut salah," ujar salah seorang petugas di halaman parkir RS milik Polri itu, Sabtu (26/9/2016).

Seperti diberitakan sebelumnya, AM menjadi korban penganiayaan diduga dilakukan oleh teman sekolahnya di salah satu Taman Kanak-Kanak wilayah Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Korban diduga didorong temannya setelah berebut kamar mandi.

Namun, menurut keterangan RD, salah seorang wali murid, korban dianiaya oleh temannya. Sementara pelaku yang berjenis kelamin perempuan ditengarai hyperaktif.

"Di sekolah tersebut memang sering terjadi kelalaian dari sekolah. Bahkan, satu setengah tahun lalu, anak saya sampai mengalami patah tangannya dan dioperasi. Setelah itu, ada yang kakinya patah dan juga ada yang jatuh dari lantai dua," ujar sumber beritajatim berinisial RD.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP M. Aldy Sulaeman mengaku, masih menyelidiki kasus tersebut. Jika pelaku penganiayaan merupakan anak-anak, menurut Aldy, tentunya tidak bisa diproses secara hukum.

"Kita akan memanggil pihak sekolah untuk dimintai keterangan. Apakah benar terjadi kelalaian disana," katanya.
close
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Remuk Dianiaya, Bocah 3 Tahun Dirujuk ke RS Bhayangkara Kediri

0 komentar:

Posting Komentar